Jogogresik.com-Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, SH., SIK., M.H., Pimpin Apel gelar pasukan operasi Zebra Semeru 2019 pada hari Rabu tanggal 23 oktober 2019 pukul 07. 00 Wib,
tempat Satlantas Polres Gresik Jl. raya Gresik-Babat, setinggi, Randuagung, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Gresik  AKBP Kusworo Wibowi, SH., SIK., MH., Kabag Ops Polres Gresik KOMPOL Harna, Kasat lantas AKP Erika Purwana Putra SH., SIK., PJU Polres gresik Kapolsek jajaran polres gresik, KRI Polres Gresik IPTU Bachtia STR, KBO IPTU Khoirul, Kanit Turjawali
IPDA Suryono, Kanit Dikyasa
IPDA Darwoyo, dan Kanit Laka Lantas IPDA Yossy.

Sementara itu kedatangan kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, SH., SIK., MH., di satlantas polres gresik di sambut oleh kasat lantas polres gresik AKP Erika Purwana Putra SH., SIK.

Pemimpin Apel memasuki lapangan upacara komandan Apel selaku Kapolres gresik AKBP Kusworo Wibowo, SH., SIK., MH., memasuki lapangan upacara penghormatan pasukan.

Dalam sambutan Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo SH., SIK., MH., mengucapkan rasa syukur kepada allah swt atas rahmad dan hidayahnya kita masih di berikan kesehatan dan kekuatan lahir batin sehingga masih bisa melaksanakan apel gelar pasukan ini dengan baik.

“Untuk Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki penduduk dengan jumlah yang tinggi, sekaligus menjadi peringkat kedua setelah jawa barat dimana pada tahun 2018 jumlah penduduk jawa timur sebesar 42 juta dengan kepadatan penduduk yang tinggi di indonesia yakni 813 jiwa,” ucap Kusworo.

Masih, Kusworo dengan padatnya penduduk di jawa timur menyebabkan banyaknya masalah transportasi yang terjadi di provinsi ini,diantaranya adalah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, berdasarkan anev ditlantas polda jatim laka lantas di jawa timur cukup tinggi dan mengalami kenaikan.

“Dan perbandingan jumlah Laka Lantas pada tahun 2018 dan 2019 pada periode waktu yang sama Januari sampai denagan september pada tahun 2018 sebesar 18. 649 kasus sedangkan 2019 sebesar 19.416 kasus (naik 4,11 %),” kata perwira dengan 2 melati dipundaknya tersebut.

Sedangkan data pelanggaran lalu lintas tahun 2019 di bandingkan 2018 pada periode waktu yang sama Januari sampai dengan September mengalami penurunan -3, 67 % “Jenis pelanggaran yang terbanyak adalah marka jalan /rambu-rambu yang merupakan salah satu pelanggaran prioritas berpotensi laka,” tambahnya.

Polda Jawa Timur beserta jajaran dan di bantu oleh stake holder terkait akan melaksanakan operasi kepolisian kewilayaan dengan sandi Zebra Semeru 2019.

Operasi zebra semeru ini merupakan salah satu upaya polda Jawa Jimur dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas

Sasaran pada operasi zebra semeru 2019 kali ini di prioritaskan terhadal 8 prioritas pelanggaran lalu lintas yaitu sebagai berikut:

  1. Tidak menggunakan helm standart.
  2. Tidak menggunakan safety belt.
  3. Melebihi batas kecepatan.
  4. Pengaruh alkohol.
  5. Pengendara masih di bawa umur
  6. Menggunakan handphone saat berkendara.
  7. Melawan arus.
  8. Kelengkapan surat-surat ranmor dan pengemudi.

Dan juga ada 4 tujuan tercapainya operasi ini yaitu.

  1. Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya:
  2. Meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
  3. Menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
  4. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengam terbentuknya opini positif dan citra tertib lalu lintas.

Selama giat berlangsung berjalan dengan keadaan aman, lancar, dan terkendali.(top)

(Humas Polsek Balongpanggang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here